Kegiatan KKN Disambut Gembira Warga dan Aparatur Pekon
Dinilai sangat membantu pengembangan masyarakat

By Admin STIT 13 Agu 2017, 00:00:47 WIB Pengabdian Masyarakat
Kegiatan KKN Disambut Gembira Warga dan Aparatur Pekon

Keterangan Gambar : KKN di Pekon


Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Pringsewu Dwi Rohmadi Mustofa, M.Pd memimpin langsung kegiatan monitoring kegiatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang tersebar di 5 dari 9 Kecamatan se-Kabupaten Pringsewu, Senin dan Selasa (8-9/8). Turut serta dalam monitoring tersebut, Ketua BP-KKN Dedi Irawan, M.E.Sy, Wakil Ketua I Muhammad Masrur, M.Pd.I, dan sejumlah dosen.

Adapun pekon yang dikunjungi yakni di Pekon Bumiratu Kecamatan Pagelaran, Rejosari (Pringsewu), Keputran (Sukoharjo), Adiluwih (Adiluwih) dan Kediri (Gadingrejo).

Pada kesempatan itu, Pak Dwi panggilan akrabnya menyampaikan bahwa KKN 2017 ini merupakan bentuk kuliah kerja nyata mahasiswa dalam menerapkan, pengetahuan, dan skill (keterampilan) mahasiswa di masyarakat, khususnya dalam pemberdayaan keluarga.

“Ini sangat menunjang sesuai dengan tema yang diangkat KKN 2017 yakni pemberdayaan potensi pedesaan berbasis masyarakat,” kata dia.

Baca Lainnya :

Dwi menambahkan, KKN merupakan pengabdian, artinya mahasiswa membantu masyarakat baik berupa pengembangan potensi, maupun membantu memberi solusi atas permasalahan yang ada di masyarakat.

Secara umum, ucap Dwi, program dan kegiatan mahasiswa KKN terealisasi dengan baik.
"Di semua pekon masyarakat menyambut baik, dan menerima berbagai agenda kegiatan mahasiswa. Aparatur pekon juga menyampaikan harapan agar di masa datang dapat menjadi lokasi KKN dari STIT Pringsewu," tuturnya.

Sementara Ketua BP-KKN Dedi Irawan, M.E.Sy mengungkapkan melalui KKN ini harapan seluruh potensi yang ada di desa akan dapat bekerjasama dalam terwujudnya pemberdayaan di masyarakat. Sehingga, sambung Dedi, upaya yang dilakukan mahasiswa ini akan mendorong peningkatan kualitas masyarakat dengan membuat produk-produk inovatif dan lainnya.

"Tidak hanya pengetahuan tetapi juga membantu mereka mengembangkan potensi desanya. Karena tugas mahasiswa selain menjadi motivator bagi masyarakat juga harus menjadi inovator," lanjut Dedi yang juga Wakil Ketua II kampus setempat.

Sesuai fokus KKN kali ini, program mahasiswa menuju pemberdayaan masyarakat desa, para peserta KKN didorong harus mampu membantu masyarakat desa mengembangkan sumber daya alam juga sumber daya manusia yang dimiliki di daerah sasaran.

Hal ini telah dibuktikan mahasiswa KKN STIT Pringsewu dengan beberapa program pendidikan seperti english class, lomba menggambar, lomba dalam bidang agama, membuat peta UMKM dan peta desa, program kesehatan seperti olahraga, bakti sosial.

Dalam kunjungan monitoring ini, Ketua STIT Pringsewu dan rombongan disambut antusias mahasiswa, DPL dan aparatur pekon. (Muhammad Idris)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment