Pembinaan Tata Kelola Perguruan Tinggi dan Peningkatan Mutu Akademik
Narasumber Kasubdit Pengembangan Akademik, Direktorat PTKI

By Admin STIT 18 Agu 2021, 19:25:26 WIB Pendidikan
Pembinaan Tata Kelola Perguruan Tinggi dan Peningkatan Mutu Akademik

Keterangan Gambar : Pembinaan-Akademik


CIVITAS Akademika STIT Pringsewu, Sabtu (14/08) mengikuti kegiatan pembinaan dalam rangka peningkatan mutu dan pengelolaan perguruan tinggi dari Kepala Subdit Pengembangan Akademik, Direktorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, Dr. A. Syafii, M.Ag. Kegiatan dilangsungkan melalui aplikasi Zoom-meeting, dan dihadiri beberapa dosen di kampus dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Sebagian dosen mengikuti acara dari rumah masing-masing.

Dr. Syafii dalam paparannya menerangkan bahwa peningkatan mutu mutlak dilakukan oleh perguruan tinggi keagamaan. Perguruan tinggi harus memiliki unit yang melaksanakan fungsi penjaminan mutu. Hal ini penting untuk memastikan terlaksananya SPMI maupun SPME.

Dengan kinerja unit yang menjalankan fungsi Penjaminan Mutu akan memudahkan evaluasi dan keakuratan data dalam PDPT. "Apalagi saat ini data dalam pangkalan data perguruan tinggi (PDPT) sudah terintegrasi dengan BAN-PT," ujarnya.

Baca Lainnya :

Pendiri Yayasan Pendidikan Startech yang juga Wakil Bupati Pringsewu Dr. H. Fauzi, ME., M.Kom., mengungkapkan bahwa perguruan tinggi harus terus berkembang melalui bekerjasama dengan berbagai pihak dan dukungan dari pemerintah.

"Kami berterima kasih dengan Pak Syafii yang telah berkenan memberikan bimbingan dan arahan dalam forum ini. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk meraih kemajuan," tuturnya.

Fauzi menambahkan, keberadaan STIT Pringsewu mendapat dukungan dan kepercayaan masyarakat baik dari Kabupaten Pringsewu sendiri maupun dari beberapa kabupaten yang berdekatan, seperti Kabupaten Tanggamus, Pesawaran, Lampung Tengah, dan Pesisir Barat.

  Acara juga diisi dialog dengan beberapa dosen.   




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment