Kepala Kemenag Kunjungi STIT Pringsewu
Dukung Peningkatan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan

By Admin STIT 15 Jun 2022, 21:21:01 WIB Pendidikan
Kepala Kemenag Kunjungi STIT Pringsewu

Keterangan Gambar : Kemenag Pringsewu


Kehadiran program studi (prodi) S2 Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) di STIT Pringsewu diapresiasi oleh Kepala Kementerian Agama Pringsewu A. Rifa’i. Untuk itu, dia mengajak tenaga pendidik dibawah naungan Kemenag untuk menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 MPI di STIT Pringsewu.

“Kami menghimbau pegawai dan tenaga pendidik di bawah naungan Kementerian Agama  Pringsewu untuk melanjutkan prodi S2 ke STIT Pringsewu dan begitu pula yang belum S1,” ujarnya saat berkunjung ke Kampus STIT Pringsewu, Jumat (10/6).

Menurut Rifa’i, kehadiran prodi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Pringsewu, khususnya jajaran pegawai di Kementerian Agama Pringsewu.

Baca Lainnya :

Disamping itu, Ahmad Rifa’i menekankan pentingnya mewujudkan penguatan moderasi beragama. Menurutnya, moderasi beragama adalah proses memahami sekaligus mengamalkan ajaran agama secara adil dan seimbang,

“Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kecintaan tanah air dan bela negara,” ujarnya.

Sementara, Ketua STIT Pringsewu Dwi Rohmadi Mustofa mengatakan, dibukanya Program Studi S2 MPI ini merupakan upaya menjawab tantangan dan kebutuhan SDM yang kompeten dan berkualitas.

Penambahan Prodi S2 MPI ini melengkapi tiga prodi S1 yang diselenggarakan di STIT Pringsewu yakni Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA).

Dwi Rohmadi menjelaskan, waktu perkuliahan di STIT Pringsewu fleksibel sehingga tidak mengganggu waktu bagi mahasiswa yang bekerja dan biaya pendidikan juga ringan karena dapat dibayar perbulan.

“Untuk pendaftaran angkatan pertama biaya pendidikan cukup ringan dan dapat dibayarkan secara bulanan. Jadi ini merupakan kesempatan yang baik bagi mereka yang ingin meningkatkan derajat pendidikan hingga magister,” ujarnya.





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment